Teman ade kisah pasal sorang ayah dgn anak, ni kisah benar dan teman dgn si ayah.
si Ayah ni asal orang Indon, kisah beliau memang bg2 mem motivasi kan teman hingga hari ini.
Seperti maklum kehidupan di Indon sememangnya bg2 sukar, tidak semewah kita di Malaysia.
Tika itu, kira-kira delapan tahun yang lalu. Kehidupan ayah ini terlalu sukar, meski pun bekerja di kantor
kerajaan. Namun untuk menyara keluarga terlalu perit, dengan anak-anak yang masih kecil..apa yang
anak-anak ini tahu hanya meminta itu dan ini..
Si ibu tidak bekerja, hanya mengurus urusan rumahtangga sahaja..
Untuk melihat nasi dan menjamahnya paling kerap sebulan 2-3 kali saja
Setiap masa dan waktunya si ayah tetap beriktiar mencari rezeki tambahan, selain dari gaji
selaku staff kerajaan.
Hari demi hari kehidupan sebegitu sukar, anak-anak semakin membesar..
Hinggalah satu hari si ayah pulang lewat petang dari kerja, isteri dan anak-anak menanti kepulangan
ayah dengan sejuta harapan..
Sebaik kelibat ayah muncul..riak sorak anak-anak terlihatkan kepulangan ayah
Dan tiba-tiba, sianak yang paling kecil petah membicarakan suatu permintaan..
"Ayah.!! saya teringin bener miliki mobil mainan, rakanku si Tohit ayahnya baru saja membelikannya.!!
Bagai halilintar si ayah terdengar kan soalan anak itu, apatah lagi untuk mencapai rejeki hari ini
hanya cukup-cukup untuk berdua jika di ikutkan.
Bagai memujuk si anak kecil 'Iya..pasti nanti ayah kan belikan satu buat kamu.' bicara harapan si ayah
riuh sorak anak kecil itu kegirangan, dan berkejaran memberitahu pada kakak dan abangnya
Disatu sudut dalam rumah, si ayah duduk menyandar..
Seperti meratap 'Gampang..ayah apa aku ini yang tak bisa penuhi hajat anak ku itu.!!
Sebak di dada ayah, melihat dari jauh apakah keberhasilan hajat anak kecil dapat dipenuhi..
Nekad dari hari itu, si ayah merobah prinsip dirinya untuk mencipta kejayaan buat kehidupan
lebih bermakna buatnya sekeluarga..hari demi hari, sehinggalah melepasi 4tahun..
si Ayah mencipta satu keberhasilanan menerusi bisnis menguntungkan.
Pada malam si ayah pulang, anak-anak telah melewati waktu tidur..
Ayah meneroka ke kamar anak-anak, hinggalah kepada kamar si anak yang paling kecil..
Sebaik terlihat anak kecil enak di buai mimpi, si ayah lantas tersenyum gembira..
Mengucap penuh kasih sayang anak itu, lantas di kucup anaknya..
Sambil membisikkan ' anakku, seketika dulu ayah xbisa memenuhi hajat kamu..tetapi kini
melebihi sejuta kali hajat mu akan ayah perjuangkan..!!
Yeop : Terima kasih Bapak Kurniawan, kisah bapak sentiasa saya ingati dan jadikan pedoman
buat diri saya untuk menempuhi cabaran dan mencapai cita-cita demi keluarga saya.

_________________
