HomeGalleryFAQSearchMemberlistRegisterLog in
Log in
Username:
Password:
Log in automatically: 
:: I forgot my password
Jom Borak
Organisasi Teratak
PENAUNG
DYMM Sultan Teratak
DYMM Permaisuri
 
WEBMASTER
 
ADMINISTRATORS
Inspektor Sahab
Bendahara Teratak
 
MODERATORS
Temenggung Teratak
 
TDC's Logo
Designed by:
Latest topics
» Vimax Izon Original RM220 | www.kedaikuat.com
Yesterday at 6:18 pm by notrex

» PROEXTENDER v3– rm120 WWW.KEDAIBATIN.COM
Sat Nov 26, 2016 2:53 pm by notrex

» Energy Power Pump Murah - Alat Tambah Saiz Zakar
Thu Nov 24, 2016 5:55 pm by notrex

» X-MEN VACUUM PUMP RM180 - 0133066540
Wed Nov 23, 2016 6:07 pm by notrex

» PAM ZAKAR HIGH VACUUM WWW.KEDAIBATIN.COM - RM90
Tue Nov 22, 2016 5:55 pm by notrex

» PAM ZAKAR HANDSOME UP - WWW.KEDAIBATIN.COM
Mon Nov 21, 2016 5:48 pm by notrex

» Bathmate RM180 FREE SHOWER STRAP
Sun Nov 20, 2016 3:09 pm by notrex

» VIMAX DELAY SPRAY - WWW.KEDAIBATIN.COM
Thu Nov 17, 2016 6:12 pm by notrex

»  Topman 3 Malaysia | Topman 3 Pills | RM80 0133066540
Wed Nov 16, 2016 6:51 pm by notrex

» TISU SUPER MAGIC - www.kedaibatin.com
Tue Nov 15, 2016 1:43 pm by notrex

» STUD 100 SPRAY EJAKULASI - www.kedaikuat.com
Mon Nov 14, 2016 6:38 pm by notrex

» PL SUPER GEL - www.kedaibatin.com
Sun Nov 13, 2016 2:07 pm by notrex

» PENIS SLEEVE - WWW.KEDAIBATIN.COM
Fri Nov 11, 2016 5:40 pm by notrex

» MACA MEN DELAY SPRAY RM80 - WWW.KEDAIBATIN.COM
Fri Nov 11, 2016 12:27 am by notrex

» Imax Delay Spray - www.kedaibatin.com
Wed Nov 09, 2016 5:53 pm by notrex

Poll
Teratak Dunia Cyber
Membosankan
8%
 8% [ 3 ]
Biasa sahaja
19%
 19% [ 7 ]
Menarik
50%
 50% [ 18 ]
Amat menarik
22%
 22% [ 8 ]
Total Votes : 36
Top posters
zam
 
zoulle
 
mehatespink
 
nina2519
 
bayu_pagi
 
notme
 
roll_honey
 
irees_natasha
 
notrex
 
jay
 
Who is online?
In total there are 2 users online :: 0 Registered, 0 Hidden and 2 Guests :: 1 Bot

None

Most users ever online was 70 on Thu Jun 28, 2012 3:31 pm

Share | 
 

 Dua Orang Yang Baik, Nape Perkawinan Tidak Bahagia

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
nina2519
Temenggung
Temenggung


Female
Posts : 2324
Age : 31
Location : ~Jin Bertendang~
Status : ~ Single Tak single Sangat Laa ~
Joined : 2008-04-04

PostSubject: Dua Orang Yang Baik, Nape Perkawinan Tidak Bahagia   Thu Jun 12, 2008 11:17 am

Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil, saya melihatnya dengan begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun dini hari, memasak bubur yang panas untuk ayah, karena lambung ayah tidak baik, pagi hari hanya bisa makan bubur.
Setelah itu, masih harus memasak sepanci nasi untuk anak-anak, karena anak-anak sedang dalam masa pertumbuhan, perlu makan nasi, dengan begitu baru tidak akan lapar seharian di sekolah.

Setiap sore, ibu selalu membungkukkan nbadan menyikat panci, setiap panci di rumah kami bisa dijadikan cermin, tidak ada noda sedikikt pun.

Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan lantai, mengepel seinci demi seinci, lantai di rumah tampak lebih bersih dibanding sisi tempat tidur orang lain, tiada debu sedikit pun meski berjalan dengan kaki telanjang.

Ibu saya adalah seorang wanita yang sangat rajin.

Namun, di mata ayahku, ia (ibu) bukan pasangan yang baik.

Dalam proses pertumbuhan saya, tidak hanya sekali saja ayah selalu menyatakan kesepiannya dalam perkawinan, tidak memahaminya.

Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung jawab.

Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius dalam pekerjaan, setiap hari berangkat kerja tepat waktu, bahkan saat libur juga masih mengatur jadwal sekolah anak-anak, mengatur waktu istrirahat anak-anak, ia adalah seorang ayah yang penuh tanggung jawab, mendorong anak-anak untuk berpretasi dalam pelajaran.

Ia suka main catur, suka larut dalam dunia buku-buku kuno.

Ayah saya adalah seoang laki-laki yang baik, di mata anak-anak, ia maha besar seperti langit, menjaga kami, melindungi kami dan mendidik kami.

Hanya saja, di mata ibuku, ia juga bukan seorang pasangan yang baik, dalam proses pertumbuhan saya, kerap kali saya melihat ibu menangis terisak secara diam diam di sudut halaman.

Ayah menyatakannya dengan kata-kata, sedang ibu dengan aksi, menyatakan kepedihan yang dijalani dalam perkawinan.

Dalam proses pertumbuhan, aku melihat juga mendengar ketidakberdayaan dalam perkawinan ayah dan ibu, sekaligus merasakan betapa baiknya mereka, dan mereka layak mendapatkan sebuah perkawinan yang baik.

Sayangnya, dalam masa-masa keberadaan ayah di dunia, kehidupan perkawinan mereka lalui dalam kegagalan, sedangkan aku, juga tumbuh dalam kebingungan, dan aku bertanya pada diriku sendiri : Dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?

Pengorbanan yang dianggap benar.

Setelah dewasa, saya akhirnya memasuki usia perkawinan, dan secara perlahan –lahan saya pun mengetahui akan jawaban ini.

Di masa awal perkawinan, saya juga sama seperti ibu, berusaha menjaga keutuhan keluarga, menyikat panci dan membersihkan lantai, dengan sungguh-sungguh berusaha memelihara perkawinan sendiri.

Anehnya, saya tidak merasa bahagia ; dan suamiku sendiri, sepertinya juga tidak bahagia.

Saya merenung, mungkin lantai kurang bersih, masakan tidak enak, lalu, dengan giat saya membersihkan lantai lagi, dan memasak dengan sepenuh hati.

Namun, rasanya, kami berdua tetap saja tidak bahagia. .

Hingga suatu hari, ketika saya sedang sibuk membersihkan lantai, suami saya berkata : istriku, temani aku sejenak mendengar alunan musik!

Dengan mimik tidak senang saya berkata : apa tidak melihat masih ada separoh lantai lagi yang belum di pel ?

Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung, kata-kata yang sangat tidak asing di telinga, dalam perkawinan ayah dan ibu saya, ibu juga kerap berkata begitu sama ayah.

Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah dan ibu, sekaligus mengulang kembali ketidakbahagiaan dalam perkwinan mereka.

Ada beberapa kesadaran muncul dalam hati saya.

Yang kamu inginkan ?

Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang suamiku, dan teringat akan ayah saya…
Ia selalu tidak mendapatkan pasangan yang dia inginkan dalam perkawinannya,

Waktu ibu menyikat panci lebih lama daripada menemaninya.

Terus menerus mengerjakan urusan rumah tangga, adalah cara ibu dalam mempertahankan perkawinan, ia memberi ayah sebuah rumah yang bersih, namun, jarang menemaninya, sibuk mengurus rumah, ia berusaha mencintai ayah dengan caranya, dan cara ini adalah mengerjakan urusan rumah tangga.

Dan aku, aku juga menggunakan caraku berusaha mencintai suamiku.

cara saya juga sama seperti ibu, perkawinan saya sepertinya tengah melangkah ke dalam sebuah cerita, dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia.

Kesadaran saya membuat saya membuat keputusan (pilihan) yang sama.

Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di sisi suami, menemaninya mendengar musik, dan dari kejauhan, saat memandangi kain pel di atas lantai seperti menatapi nasib ibu.

Saya bertanya pada suamiku : apa yang kau butuhkan ?

Aku membutuhkanmu untuk menemaniku mendengar musik, rumah kotor sedikit tidak apa-apa-lah, nanti saya carikan pembantu untukmu, dengan begitu kau bisa menemaniku! ujar suamiku.

Saya kira kamu perlu rumah yang bersih, ada yang memasak untukmu, ada yang mencuci pakianmu.dan saya mengatakan sekaligus serentetan hal-hal yang dibutuhkannya.

Semua itu tidak penting-lah! ujar suamiku. Yang paling kuharapkan adalah kau bisa lebih sering menemaniku.

Ternyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan, hasilnya benar-benar membuat saya terkejut.
Kami meneruskan menikamti kebutuhan masing-masing, dan baru saya sadari ternyata dia juga telah banyak melakukan pekerjaan yang sia-sia, kami memiliki cara masing-masing bagaimana mencintai, namun, bukannya cara pihak kedua.

Jalan kebahagiaan

Sejak itu, saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan suami, dan meletakkanya di atas meja buku,
Begitu juga dengan suamiku, dia juga menderetkan sebuah daftar kebutuhanku.

Puluhan kebutuhan yang panjang lebar dan jelas, seperti misalnya, waktu senggang menemani pihak kedua mendengar musik, saling memeluk kalau sempat, setiap pagi memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat.

Beberapa hal cukup mudah dilaksanakan, tapi ada juga yang cukup sulit, misalnya dengarkan aku, jangan memberi komentar.

Ini adalah kebutuhan suami. Kalau saya memberinya usul, dia bilang akan merasa dirinya akan tampak seperti orang bodoh.

Menurutku, ini benar-benar masalah gengsi laki-laki.

Saya juga meniru suami tidak memberikan usul, kecuali dia bertanya pada saya, kalau tidak saya hanya boleh mendengar dengan serius, menurut sampai tuntas, demikian juga ketika salah jalan.

Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yang sulit dipelajari, namun, jauh lebih santai daripada mengepel, dan dalam kepuasan kebutuhan kami ini, perkawinan yang kami jalani juga kian hari semakin penuh daya hidup.

Saat saya lelah, saya memilih beberapa hal yang gampang dikerjakan, misalnya menyetel musik ringan, dan kalau lagi segar bugar merancang perjalanan keluar kota.

Menariknya, pergi ke taman flora adalah hal bersama dan kebutuhan kami, setiap ada pertikaian, selalu pergi ke taman flora, dan selalu bisa menghibur gejolak hati masing-masing.

Sebenarnya, kami saling mengenal dan mencintai juga dikarenakan kesukaan kami pada taman flora, lalu bersama kita menapak ke tirai merah perkawinan, kembali ke taman bisa kembali ke dalam suasana hati yang saling mencintai bertahun-tahun silam.

Bertanya pada pihak kedua : apa yang kau inginkan, kata-kata ini telah menghidupkan sebuah jalan kebahagiaan lain dalam perkawinan. Keduanya akhirnya melangkah ke jalan bahagia.

Kini, saya tahu kenapa perkawinan ayah ibu tidak bisa bahagia, mereka terlalu bersikeras menggunakan cara sendiri dalam mencintai pihak kedua, bukan mencintai pasangannya dengan cara pihak kedua.

Diri sendiri lelahnya setengah mati, namun, pihak kedua tidak dapat merasakannya, akhirnya ketika menghadapi penantian perkawinan, hati ini juga sudah kecewa dan hancur.

Karena Tuhan telah menciptakan perkawinan, maka menurut saya, setiap orang pantas dan layak memiliki sebuah perkawinan yang bahagia, asalkan cara yang kita pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan pihak kedua! Bukannya memberi atas keinginan kita sendiri, perkawinan yang baik, pasti dapat diharapkan.

Back to top Go down
View user profile http://arosamutiara-neina.blogspot.com/
zam
Bendahara
Bendahara


Male
Posts : 5644
Age : 28
Location : Petaling Jaya
Status : Married
Joined : 2008-03-28

PostSubject: Re: Dua Orang Yang Baik, Nape Perkawinan Tidak Bahagia   Thu Jun 12, 2008 11:24 am

ngapain panjang bener buk? ada bahasanya saya kurang ngerti..
ada butuh membutuh tu..haha...

setiap pasangan memang perlukan perhatian..belaian..hhehe

_________________
Back to top Go down
View user profile http://cencuroot.blogspot.com
bayu_pagi
Temenggung
Temenggung


Female
Posts : 2295
Age : 38
Location : EARTH~
Status : MaRRieD
Joined : 2008-05-05

PostSubject: Re: Dua Orang Yang Baik, Nape Perkawinan Tidak Bahagia   Thu Jun 12, 2008 12:02 pm

Semua itu tidak penting-lah! ujar suamiku.
"Yang paling kuharapkan adalah kau bisa lebih sering menemaniku"

love ...akan ku temani dirimu hingga ke akhir hayatku

_________________
~bayu_pagi~
^LiFe MusT Go oN^
::kawan-kawan takmo lawan::
Back to top Go down
View user profile http://www.yahoo.com
zam
Bendahara
Bendahara


Male
Posts : 5644
Age : 28
Location : Petaling Jaya
Status : Married
Joined : 2008-03-28

PostSubject: Re: Dua Orang Yang Baik, Nape Perkawinan Tidak Bahagia   Thu Jun 12, 2008 12:07 pm

ok bayu...kita sama2 saling menemani... rumah bersepah xpe... i leh tolong kemaskan..

_________________
Back to top Go down
View user profile http://cencuroot.blogspot.com
bayu_pagi
Temenggung
Temenggung


Female
Posts : 2295
Age : 38
Location : EARTH~
Status : MaRRieD
Joined : 2008-05-05

PostSubject: Re: Dua Orang Yang Baik, Nape Perkawinan Tidak Bahagia   Thu Jun 12, 2008 12:11 pm

makasih ... camtulah idup berumahtangga saling tolong-menolong
jgn lupa petang nie basuh baju, sidai baju, gosok baju kerja bayu ngan sapu sampah tauu....

whistle whistle

_________________
~bayu_pagi~
^LiFe MusT Go oN^
::kawan-kawan takmo lawan::
Back to top Go down
View user profile http://www.yahoo.com
nina2519
Temenggung
Temenggung


Female
Posts : 2324
Age : 31
Location : ~Jin Bertendang~
Status : ~ Single Tak single Sangat Laa ~
Joined : 2008-04-04

PostSubject: Re: Dua Orang Yang Baik, Nape Perkawinan Tidak Bahagia   Fri Jun 13, 2008 10:42 am

cencuroot wrote:
ngapain panjang bener buk? ada bahasanya saya kurang ngerti..
ada butuh membutuh tu..haha...

setiap pasangan memang perlukan perhatian..belaian..hhehe

huhuhu..
tulah..citer org seberang..
tu lah ada yata yg tak ngerti yer pak..
Back to top Go down
View user profile http://arosamutiara-neina.blogspot.com/
Sponsored content




PostSubject: Re: Dua Orang Yang Baik, Nape Perkawinan Tidak Bahagia   Today at 8:30 am

Back to top Go down
 
Dua Orang Yang Baik, Nape Perkawinan Tidak Bahagia
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» Yang Wenli vs Universal
» Yang Zing (Cosmic Dragons) Arrived to TCG!
» Yang Zing Deck
» Yang Zing help
» Yang Zing Anti Meta Skill Deck

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Forum Komuniti Teratak :: Teratak Forum I :: Teratak Alam Perkahwinan-
Jump to: